Perpustakaan sekolah merupakan salah satu penopang penting proses pembelajaran dan budaya literasi. Namun, pada praktiknya, pengelolaan perpustakaan di banyak sekolah masih dilakukan secara manual, mulai dari pencatatan koleksi dan keanggotaan hingga layanan peminjaman dan pengembalian buku. Kondisi ini sering menimbulkan berbagai kendala, seperti kesulitan dalam penelusuran koleksi, ketidaktepatan data jumlah buku, keterbatasan informasi status peminjaman, serta penyusunan laporan administrasi yang belum tertata optimal. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, digitalisasi perpustakaan dapat menjadi solusi untuk mewujudkan pengelolaan yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan.

Departemen Informatika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada hari Jumat, 6 Februari 2026 di SMA Mardisiswa Banyumanik. Kegiatan ini berfokus pada penerapan Senayan Library Management System (SLiMS) sebagai sistem pengelolaan perpustakaan berbasis teknologi informasi. Pelaksanaan kegiatan mencakup instalasi dan konfigurasi awal SLiMS, pengaturan identitas perpustakaan, serta pelatihan penggunaan sistem kepada pengelola perpustakaan agar mampu mengelola data dan layanan perpustakaan secara digital.

Pelatihan disusun dengan pendekatan praktik langsung (hands-on) sehingga peserta dapat belajar melalui simulasi penggunaan sistem sesuai kebutuhan operasional perpustakaan. Materi pelatihan meliputi pengenalan fitur utama SLiMS, input dan pembaruan data buku, pengelolaan data anggota, pengaturan jumlah eksemplar koleksi, serta simulasi transaksi peminjaman dan pengembalian buku. Sepanjang pelaksanaan, tim pengabdian juga melakukan pendampingan untuk membantu peserta memahami alur kerja sistem, menyelesaikan kendala teknis, dan memastikan setiap tahapan dapat diterapkan dengan baik.

Melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini, luaran yang ditargetkan adalah tersedianya sistem pengelolaan perpustakaan digital yang dapat digunakan secara berkelanjutan, meningkatnya kompetensi pengelola perpustakaan dalam pengelolaan data dan layanan, serta tertibnya administrasi perpustakaan secara digital. Pada akhirnya, penerapan SLiMS di SMA Mardisiswa Banyumanik diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, mendukung proses pembelajaran, dan memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *